Thursday, April 20, 2006
PENGURUS MQ CLUB
COMMUNITY
Mengucapkan terima kasih atas partisipasi
rekan-rekan dalam acara
Milad
MQCC pada 11 Maret
2006
Khususnya kepada yang telah mengirimkan karyanya
tentang
"Saat
Indah Bersama
Komunitasku"
Saat Indah Bersama
Komunitasku
Oleh Dani Pecel Telor
(Jakarta)
Sahabat-sahabatku maya, yang nyata
adanya Oleh
Eni
(Yogya/Mataram)
Saat Indah Bersama
Komunitasku
Oleh Bengbeng
(Jakarta)
Agamaku adalah tatanan dunia
rasionalitas
Oleh Ayoeng
(Jakarta)
InsyaAllah, keempat peserta tersebut akan
mendapatkan cenderamata dari Pengurus.
Nanti akan dihubungi oleh Pengurus
(Rinahayu)
Jazakumullah khoiron
katsiro
An.
Pengurus
Juli Jajuli
Olieds
Posted at 03:28 pm by mqcyber
Permalink
Monday, April 17, 2006
Coretan Dari
Bandung
Mungkin,
Tak banyak
yang ku alami
Tak terlalu
bermakna yang kan
kuceritakan
Tapi,
Aku ingin
sedikit melepas rasa hati
Kenang
perjalanan hari lalu
--------------
Minggu sore, 9
April, langit belahan utara Bandung tak seelok
siangnya.
Diujung sana
bergumpal awan putih lusuh terlapis gradasi
kelabu.
Mungkin
sebentar lagi hujan.
Namun,
cuaca mendung ini sepertinya tak dirasakan oleh semua anak-anak
komunitas MQCC, mungkin karena terlalu membumbungnya suka cita dalam
jiwa. Ada bahagia yang berlandas
persahabatan.
Tentang
persahabatan ini mengingatkan saya pada permainan tali rapia pada acara
outbound.
Ada tali rapia yang disimpul kedua ujungnya hingga membentuk
lingkaran.
Peserta berada dalam posisi melingkar dengan tangan merentang dan
jemari saling berpegang erat. Lalu tali tersebut dimainkan dengan cara
dimasukkan ke salah satu tubuh pesarta, selanjutnya dipindahkan dari
satu peserta ke peserta lainnya tanpa lepas, jatuh, ataupun putus,
terus tak henti mengikuti alur putaran lingkaran peserta. Lihatlah di
sini, ada kondisi di mana peserta harus saling
membantu memindahkan tali rapia, ada
kepercayaan dan juga ada kerja
sama di antara teman. Dalam persahabatan ketiga hal ini harus
terikat kokoh, bersatu menjadi lingkaran yang bersirkuler kontinu.
Tepatnya
setelah salat ashar, kami memutuskan untuk menikmati pesona Lembang,
sekadar bersantai sambil menikmati jagung bakar hangat, bandrek,
pisang
keju, seraya menatap pemandangan alam nyata dengan latar sawah
berundak, nyiur dan pegunungan dikejauhan, yang disertai canda tawa,
sungguh menawarkan aroma yang tak mungkin bisa terlupakan. Saat itu
hati saya bergumam, "subhanallah, indahnya".
Menjelang
malam, rinai gerimis pun perlahan membasahi kaca mobil kami yang
berhenti terjebak kemacetan. Kala itu aku hanya berpikir,
"jika
jalanan ini lancar, tak tersendat, seperti lancarnya para peserta
outbound meluncur pada rentang tali di permainan flying fox,
mungkin kota Bandung bisa dijelajah dalam waktu hanya beberapa jam."
Dari Lembang,
kami meluncur ke Gasibu melalui jalan Setiabudi, Cihampelas, makan
malam tujuannya. "Kata sang guide sih, makanan di sekitar
Gasibu, rasanya cukup mmuantep." Sepanjang jalan itu terlihat
begitu banyak perubahan. Beberapa gedung baru berdiri kokoh,
factory outlet yang
bertambah
banyak semakin menyesaki sekitar jalan Cihampelas. Akhirnya, setelah
beberapa jam harus bertahan dalam kemacetan tiba juga kami di Gasibu.
"Oh ya, pada saat santap malam, ada cerita lucu loh, tapi
maaf, aku ga mau cerita ah, hehehe J."
Waktu
terus bergulir, malam pun kian larut, dan kembali ke penginapan adalah
pilihan terbaik. Kami pilih jalan pasteur, untuk menghindari
kemacetan.
Ternyata sepanjang jalan pasteur pun telah terjadi perubahan, bukan
hanya jalan layang yang seakan menghalangi kebebasan kita dalam
menikmati sekitar jalan, tetapi juga ada supermaket yang berdiri
megah.
Satu perubahan yang sangat kusayangkan adalah tak ada lagi pohon-pohon
rindang disepanjang jalan pasteur, dan para penjual bunga yang dulu
selalu kulihat setiap kali melewati jalan tersebut pun hilang entah ke
mana. Bagiku deretan penjualan bunga sama sekali tidak menganggu
kondisi jalan, tetapi justeru dengan warna-warninya mampu mempercantik
ruas jalan pasteur.
Tentang
perubahan ini, aku hanya berfikir; perubahan memang tak dapat
dibendung, perubahan pasti terjadi, bahkan harus terjadi, tetapi
apakah
keasrian lingkungan yang bisa menjadi ruang terbuka hijau harus
menjadi
korban?
Akan tetapi,
bagaimana pun kondisinya sekarang, Bandung telah memberi kenangan yang
tak mungkin kulupakan.
Senin
pagi, 10 April, hari saatnya kami harus berbenah. Siap-siap untuk
kembali ke Jakarta. Namun, sebelum pulang ada sedikit evaluasi yang
acaranya dikemas cukup sederhana dan tidak formal, saling
memperkanalkan diri dan berbagi kesan dan pesan. Dalam suasana seperti
ini hatiku bergumam "ternyata bukan hanya pesona Bandung yang
membuat suasana menjadi begitu indah, dengan segarnya pagi yang
membentangkan hamparan udara yang menyejukkan, dengan bening
embun yang membasahi rerumputan di halaman, dan mentari yang segera
melempar cahaya kemuning penghangat rasa, tetapi juga kebersamaan yang
berlandas ketulusan serta niat baik menjadikan suasana semakin
bermakna"
Jakarta,
120406,
23.00
Hatur
nuhun&Wassalam
-Fatna-
Posted at 03:26 pm by mqcyber
Permalink
Tuesday, April 11, 2006
SEGENAP PENGURUS MQ CLUB
COMMUNITY
Mengucapkan
Terima Kasih kepada Seluruh Peserta MQCC
Gathering
Daarut Tauhid
Bandung
Sabtu - Senin, 8 - 11 April
2006
Dan Kepada Seluruh Panitia yang telah
melaksanakan tugasnya dengan
baik.
Semoga Jalinan
Ukhuwah Semakin Erat Sampai Jumpa di
Acara Berikutnya
an.
Pengurus
Juli Jajuli
Olieds Koordinator
Posted at 03:23 pm by mqcyber
Permalink
Thursday, April 06, 2006
CMC GATHERING: PEKERJAAN RUMAH
MENANTI
Woiii...umpan
sini dong! teriak Edi sambil mengangkat
tangannya.
Sejurus
kemudian bola umpan tepat di bibir net persis di atas kepala
Edi. Bukkk...., suara keras
bola beradu dengan tangan.
Tapi apa daya, bola masih enggan berlalu ke seberang,
tertahan
net.
----------------------------ooo--------------------------------
Ahad, 2 April
2006:
Taman Triloka pagi itu sama
seperti hari-hari minggu sebelumnya, ramai dipadati oleh
pengunjung. Usia balita
sampai orang tua melimpah ruah di Taman yang terletak di Komplek AURI
Pancoran
tersebut.
Seiring naiknya mentari,
perlahan lapangan mulai sepi ditinggal pengunjung. Terlihat di bangku pinggir taman
beberapa wanita berjilbab duduk-duduk.
Sementara di lapangan voly beberapa pemuda sedang memasang
net voly.
Yup, jarum jam baru menunjuk
ke angka tujuh. Masih
terlalu pagi memang bagi penikmat tidur dikala libur seperti hari
minggu itu. Tapi, janji
untuk bersilaturahim seolah menjadi magnet yang membuat 'virus' bantal
tidak berkutik. Maka
hadirlah lebih dari tigapuluh orang di taman pagi
itu.
CMC Gathering. Ya, begitulah kira-kira nama acara
tersebut. Acara yang
digagas oleh komunitas-komunitas netter muslim yang bertujuan memupuk
silaturahim di antara anggota komunitas.
Sambil menunggu acara
dimulai, peserta pria melakukan warming up
dengan bermain voly, sedangkan wanita saling melepas kangen di antara
mereka yang sudah lama tidak bertemu.
Acara yang sedianya akan
dimulai pukul delapan pagi itu pun molor. Bisa ditebak memang, permasalahannya terlalu
klasik. Maka jadilah acara
dimulai jam
sembilan.
Bertindak sebagai pembawa
acara, Arul Khan (IMB).
Setelah acara dibuka, disusul kemudian dengan tilawah
Quran yang dibawakan oleh Olieds (MQCC).
Acara
pun dilanjutkan dengan acara hearing tentang CMC ke depan dengan
dimoderatori secara bersama oleh Arul Khan, Abi Oyo dan
Olieds.
Setelah paparan singkat
tentang CMC sebagai pemancing, acara sharing pun dibuka. Dari barisan akhwat unjuk
tangan.
Saya baru pertama mengikuti
kegiatan CMC. Saya pikir
acara CMC itu event yang besar dengan melibatkan banyak orang, tapi
nyatanya yang hadir 'hanya' segini. Kemudian, keanggotaannya juga tidak
jelas.
Terus sinergi antar komunitasnya
dalam bentuk apa? Apakah
lebur dalam satu komunitas besar? tanya salah seorang peserta
dari MyQers.
Sejak awal CMC tidak
bermaksud mengkooptasi komunitas yang telah ada. CMC berfungsi sebagai wadah
kegiatan bersama, jawab Arul
Khan.
Lebih jauh lagi, Olieds
menjawab beberapa pertanyaan tersebut.
Dia menjelaskan ihwal sedikitnya yang hadir. Pertama,
waktu pelaksanaan bertepatan dengan libur panjang yang ditentukan
pemerintah secara mendadak sehingga banyak yang menggunakannya untuk
keluar kota. Kedua,
komunikasi antar pimpinan komunitas belum solid sehingga hasilnya tidak
maksimal. Info atau
instruksi tidak sampai ke level anak
buahnya.
Kita akuilah, merupakan
tantangan tersendiri untuk bersatu.
Masing-masing komunitas punya agenda masing-masing dan
memiliki kekhasan tersendiri.
Di samping, keanggotaan di dunia maya tidak mengikat,
dalam artian tidak ada konsekuensi atas kehadirannya. Sehingga peserta boleh datang atau
tidak. Kita hanya bisa
sebatas mengajak,
paparnya.
Memang
cukup kontras acara silaturahim kali ini dengan silaturahim di Taman
Mini, 25 Desember 2004 yang dihadiri sekitar 70
orang.
Nada optimistis dikemukakan
oleh koordinator Muslimah IT.
Saya memandang positif adanya CMC ini, namun mungkin masih
banyak PR yang harus segera dibenahi.
Terutama koordinasi antar komunitas. Tapi ke depan, saya yakin CMC bisa
lebih bagus lagi, ungkap Siska optimis.
Saya sih usul saja,
kang. Untuk mengoptimalkan
partisipan dan acara, sebaiknya melbatkan pemimpin komunitas. Jadi informasi turun dari atas ke
anak buahnya, usul Heri dari KI dan
MIFTA.
Tindaklanjut
CMC
Menyangkut rencana ke depan,
Olieds menjelaskan bahwa ada beberapa hal yang akan segera
ditindaklanjuti.
Pertama, konsolidasi antar
komunitas. Hal ini terutama
kepada ketua komunitas sehingga terjalin kesepahaman dan komunikasi
yang baik. Kedua,
sinkronisasi program kerja.
Dalam artian, mengajak serta komunitas lain dalam kegiatan
komunitas yang bersifat eksternal.
Misalnya, Indonesian Muslim
Blogger mengadakan pelatihan ngeblog, mungkin pesertanya tidak hanya
dari IMB saja. Tapi
komunitas lain pun bisa turut serta.
Atau MQCC punya acara Kajian Bulanan setiap pekan keempat
di Al Ihsan BKPM, terbuka untuk umum,
tambahnya.
Permasalahan klasik yang
menghinggapi kesolidan CMC menyangkut personil yang in charges
didalamnya. Selama ini, CMC
hanya merupakan forum silaturahim dengan menempatkan ketua komunitas
sebagai pengurusnya. Itu
pun tidak definitif. Apa lagi masing-masing komunitas disibukkan oleh
kegiatannya
sendiri.
InsyaAllah program besar
tahunan CMC adalah Baksos Ramadhan.
Tentunya
diharapkan akan lebih semarak lagi, imbuhnya. Saya
pikir harus sudah disiapkan dari sekarang, mengingat tiap komunitas
juga memiliki acara baksos sendiri-sendiri, sehingga sumber daya bisa
efektif.
Menyangkut media komunikasi,
sementara menggunakan blog di http://pondokcmc.multiply.com dan milist
cybermuslimcom@yahoogroups, di samping milist-milist milik
komunitas.
Komunitas
yang
hadir
Komunitas yang hadir pada
acara tersebut diantaranya Indonesian Muslim Blogger (IMB), MQ Club
Community (MQCC), Islam Dot Net
(ISDN), MyQuran (MyQers), Muslimah IT (MIT), Faith Community (Faith
Com), MIFTA, Kafilah Islam
(KI).
Sayangnya, hanya beberapa
ketua komunitas yang hadir, diantaranya Martsiska dari Muslimah IT dan
Olieds dari MQ Club Community.
Sedangkan yang lainnya diwakili oleh
anggotanya.
Dari barisan senior terlihat
hadir beberapa pendiri IMB;
Abi Iman, Kang Yayan,
Mba Septi , Pak Mustoyo (Faith Com) dan beberapa lainnya
yang turut membidani lahirnya
CMC
Setelah sesi sharing
dilanjutkan dengan main voly untuk ikhwan, dan yang akhwat jadi
suporter. Karena
masing-masing komunitas tidak lengkap personilnya, akhirnya anggota
team dicampur. Al hasil,
tim yang diperkuat oleh para senior (Arul Khan, Abi Oyo Cs) harus
bertekuk lutut pada tim lawan dua set
langsung.
Di antara peserta yang hadir,
ternyata tidak hanya berasal dari Jabodetabek saja. Terdapat beberapa peserta dari luar
kota. Sebut
saja Devi (IMB, KI), mahasiswi sekaligus pekerja yang tinggal di
Cirebon rela menempuh jarak yang cukup jauh untuk sekadar
bersilaturahim. Atau empat orang pemuda dari MyQers yang sengaja
datang
dari Kota Kembang, Bandung.
Semoga tetap berkesan dalam indahnya jalinan silaturahim
ini.
Kisah sedih di
hari
minggu
Disela-sela acara CMC
Gathering, menyeruak kisah 'memilukan' dari peserta. Adalah
Nining (IMB), setelah menempuh perjalanan dari Lebak Bulus dengan
sepedanya, terpaksa harus bengong satu jam karena salah lokasi. Seharusnya
langsung ke Taman Triloka yang berada tepat di belakang Wisma Aldiron
Dirgantara, namun karena tidak 'mudeng' malah menunggu di lapangan
bola
depan wisma.
Bukannya tanpa usaha, beberapa
rekan telah coba dikontaknya.
Apesnya, dari sekian jawaban tidak ada satupun yang
memuaskan. Tidak tahu lah,
atau masih di rumah lah,
itu jawaban yang dia terima. Untunglah indera keenamnya
berfungsi dan akhirnya menemukan lokasi yang
benar.
Nasib lebih baik dialami oleh
Iman (Abichom). Pria
yang termasuk dalam 'ABG' (Anak Berbadan Gede: Red) ini 'hanya'
menunggu setengah jam saja sebelum akhirnya nyampe di Taman
Triloka. Mungkin dalam hati
mereka berdua bersenandung lagu Kisah Sedih di Hari
Minggu.
Reported by
pasirberteriak
Posted at 03:18 pm by mqcyber
Permalink
Thursday, March 16, 2006
SUSUNAN
ACARA
TEMU SILATURRAHIM &
KAJIAN
BULANAN
(TERKABUL) MARET
2006
MQ CLUB
COMMUNITY
Nama Kegiatan
:
Terkabul
Temu Silaturrahim & Kajian Bulanan MQ Club
Community
Hari/tanggal
: Ahad, 26
Maret 2006
Waktu
: 09.00
14.30 WIB
Tempat : Masjid Al Ihsan
BKPM
Jl.
Gatot Subroto No. 44 Jakarta
Selatan
Susunan
Acara:
09.00 09.30
: Peserta
berkumpul
09.30 10.00
: Tilawah
Quran 10.00 11.00
:
Kajian tematik "Fiqih
Sholat"
11.00 12.00
: Sesi
Dialog 12..00 12.30
: Istirahat,
Sholat,
Makan 12.30 14.00
: Tahsin
Tilawah (Makhrojul
Huruf) 14.00 14.30
: Sesi
Silaturrahim
14.30
:
Penutupan
Posted at 03:17 pm by mqcyber
Permalink
SEGENAP PENGURUS MQ CLUB
COMMUNITY
Mengucapkan
Selamat atas
penikahan
Siti Adawiyah
(Winie)
&
Hablulfasa
(Fasa)
Ahad, 19 Maret
2006 Di
Duren Tiga
Jaksel
Barokallahu laka wabaroka alaika wajama'a bainakuma
fii khoir
Selamat menempuh hidup
baru
Semoga dikarunia keluarga sakinah mawahdah
warohmah
an.
Pengurus
Juli Jajuli
Olieds Koordinator
http://fistica.multiply.com/photos/photo/4/3.jpg
Posted at 03:15 pm by mqcyber
Permalink
SELAMAT
BERLAYAR,
TEMAN
di persimpangan jalan itu kau harus
memilih
sedang lembayung senja telah begitu
temaram
pijaki kaki langit dalam penuh
harap gemuruh ombak pupuskan
kebimbangan
bahwasanya
kesempurnaan bukanlah yang
diharapkan
langitpun tak pernah menuntut
itu hanya seukir pengabdian kepada
ilahi dengan balutan selimut
keikhlasan
dalam padu seiya sekata
arahkan biduk di
samudera
yeah
lengkap terasa
penantian
waktu pun memberikan
jawaban
bahtera di pelupuk mata
uraikan air mata
haru nahkoda nan dinanti telah
tiba
kini kau siap berlayar,
teman tempuhi samudera
kehidupan
dengannya
nahkoda
pemberianNya
Pancoran, 13 Maret
2006 Dedicated for Winie n
Fasa
Posted at 03:07 pm by mqcyber
Permalink
Monday, March 06, 2006
PESERTA MQCC
GATHERING
Jakarta, 6 Maret 2006: Panitia telah menerima peserta MQCC Gathering sampai
hari ini (Senin, 6 Maret 2006: red) sebanyak 26 orang. Hal tersebut diungkapkan oleh PJ
MQCC Gathering, Ima.
Menurutnya,
sebagian peserta akan membayar biaya Gathering tersebut pada saat
acara
Terkabul Maret di Masjid Al Ihsan BKPM pada 26 Maret
2006.
"Kami masih
menunggu konfirmasi pendaftaran sampai dengan 17 Maret 2006," ujar Ima
kepada MQCC
News.
Berikut ini
data peserta yang sudah masuk ke
panitia:
1.
Olieds
2.
Haris
3.
Fasa
4.
Deddy
5.
Danie
6.
Abah
Ram 7.
Arial
8.
Anto
* 9.
Ipul
10.
Beng2
11.
Haqni
12.
Rina
13.
Nurwanti
14.
Winnie
15.
Nana
16.
Rima
17.
Firly
18.
Risti
19.
Yuni
20.
Dian
21.
Isniyah
22.
Novi
23.
Ima
24.
Anisa
* 25.
Lintang (Surabaya)
* 26.
Trisna (Surabaya)
*
PESERTA SAYEMBARA PENULISAN MILAD
MQCC
Di
tempat terpisah, PJ Sayembara Penulisan Milad ke-1 MQCC, Haris dkk
mengatakan bahwa sampai hari jumat kemarin (3/3/2006: Red) telah dua
peserta yang mengirimkan
emailnya.
"Alhamdulillah,
hari ketiga sudah ada 2 orang yang mendaftar. Kami masih menunggu karya yang
lain," ungkap bapak satu anak ini.
Kedua peserta tersebut adalah BengBeng dan
Ayoeng.
Pengiriman
karya lomba dikirimkan melalui email ke alamat: pasirberteriak@yahoo.com; cc:
ceceti@yahoo.com; bcc:
mltr901@yahoo.com dan
harisdkk@yahoo.com dengan subjek: MILAD MQCC_Nama
Peserta.
Posted at 03:04 pm by mqcyber
Permalink
Thursday, March 02, 2006
 MQ CLUB COMMUNITY ADAKAN GATHERING DI DAARUT TAUHID BANDUNG
Jakarta, 1 Maret 2006: MQ Club Community dalam waktu dekat akan mengadakan gathering di Kota Kembang Bandung. Acara yang dijadwalkan pada 8-10 April 2006 ini dimaksudkan sebagai wahana silaturahim dan koordinasi anggota MQCC seluruh Indonesia dan Manajemen CyberMQ.com.
Acara ini merupakan program tahunan MQ Club Community, seperti diungkap oleh PJ MQCC Gathering, Ima.
"Acara ini untuk kedua kalinya setelah tahun lalu juga dilaksanakan di Dete Bandung. InsyaAllah akan menjadi agenda rutin MQCC ke dapannya," ujarnya pada MQCC News.
Masih menurut Ima, jumlah peserta yang hadir berkisar lima puluh orang termasuk anggota MQCC Bandung. Tahun lalu, peserta banyak berasal dari Jabodetabek dan sekitarnya.
"InsyaAllah dalam setahun ini anggota MQCC terus berkembang di seluruh Indonesia. Semoga teman-teman dari Surabaya, MQCC Yogya dan Kalimantan bisa turut serta bergabung," imbuhnya lagi.
Ketika ditanya mengenai pendaftaran, wanita asal Bojong Gede Bogor ini menerangkan bahwa pendaftaran dibuka sampai 17 Maret 2006. Sedangkan untuk pelunasan biaya peserta sebesar Rp.250.000 paling lambat pada 26 Maret 2006.
"Kami harapkan dana sudah terkumpul pada saat acara Temu Silaturahim dan Kajian Bulanan (TERKABUL) pada 26 Maret 2006 di Al Ihsan BKPM," ujarnya lebih lanjut. "Sedangkan bagi peserta di luar Jabodetabek dapat ditransfer melalui rekening panitia."
Menurut rencana, peserta akan berangkat pada Sabtu pagi, 8 April 2006 dengan tempat pemberangkatan di Masjid Al Azhar Jakarta. Peserta menggunakan bis yang telah disediakan oleh panitia ke Bandung. Di Bandung, rencananya para peserta akan menginap di Daarus Sa'adah komplek Daarut Tauhid Bandung.
Sampai berita ini diturunkan, jumlah peserta yang konfirmasi telah mencapai hampir tiga puluh orang dari Jabodetabek. Jumlah tersebut belum termasuk dari luar daerah yang kemungkinan akan bertambah.
Menurut Koordinator MQCC, Juli Jajuli Olieds terdapat beberapa agenda utama yang telah disiapkan dalam acara Gathering tahun ini. Pertama, silaturahim dengan anggota MQCC dari seluruh Indonesia. Pertemuan selama ini berlangsung di dunia maya. Kedua, konsolidasi program kerja MQCC. "Alhamdulillah, di Yogyakarta sudah ada kepengurusan daerah yang cukup solid, dan segera menyusul di Surabaya dan Luar Jawa. Kita harapkan bisa mensinergikan program-program kerja yang ada, baik yang berbasis di dunia nyata maupun di dunia maya." terangnya panjang lebar.
Ketiga, silaturahim dengan manajemen CyberMQ.com. Sebagaimana diketahui, cikal bakal komunitas ini berasal dari room chat cybermq.com. "Alhamdulillah, komunikasi selama ini berjalan cukup baik dengan akang-akang di CyberMQ," lanjut Olieds.
Dan yang keempat Rihlah. Dalam rihlah nanti juga akan dimasukkan unsur games ukhuwah untuk meningkatkan kebersamaan. "InsyaAllah lokasi rihlah yang akan digunakan di Dago Pakar. Tapi ini masih tentatif, kami masih mencari tempat yang lebih refresentatif,' tambah Ima.*** Ket hub : YM : im4bjgd, pasirberteriak, mltr901
SUSUNAN ACARA
MQ CLUB COMMUNITY GATHERING
SABTU SENIN, 8 10 APRIL 2006
DAARUT TAUHID BANDUNG
Nama Kegiatan : MQ CLUB COMMUNITY GATHERING
Hari/tanggal : Sabtu Senin, 8 10 April 2006
Tempat : Komplek Daarut Tauhid Bandung
Susunan Kegiatan
| Hari/Tanggal/Waktu |
Acara |
Uraian Acara |
Lokasi |
| SABTU, 8 APRIL 2006 |
| 07.00 07.30 |
Registrasi Peserta |
Absensi, pengaturan tempat duduk |
M. Al Azhar |
| 07.30 - 11.00 |
Perjalanan ke Bandung |
- |
- |
| 11.00 12.00 |
Rehat, makan siang |
Istirahat dan makan siang |
Penginapan |
| 12.00 12.30 |
Sholat Duhur |
Sholat duhur berjamaah |
Masjid DT |
| 12.30 13.00 |
Pembukaan |
Pembukaan Acara |
Penginapan |
| 13.00 15.00 |
Dete Touring |
Kunjungan ke Kompleks DT |
Daarut Tauhid |
| 15.00 16.00 |
ISHOMAndi |
Sholat n Mandi |
Penginapan |
| 16.00 18.00 |
Silaturahim dg CyberMQ |
Silaturahim |
Penginapan |
| 18.00 20.00 |
ISHOMAkan |
Sholat Magrib n Isya n makan |
Daarut Tauhid |
| 20.00 22.00 |
Silaturahim Internal |
Ta'aruf, games ringan, sosialisasi |
Penginapan |
| 22.00 |
Istirahat/tidur |
Istirahat |
Penginapan |
| AHAD, 9 APRIL 2006 |
| 02.00 04.30 |
Qiyamul Lail |
Qiyamul Lail |
Masjid DT |
| 04.30 05.00 |
Sholat Subuh |
Sholat Subuh Berjamaah |
Masjid DT |
| 05.00 - 06.00 |
Tilawah Quran, Al Matsurat |
Tilawah Quran dan Al Matsurat |
Penginapan |
| 05.30 08.00 |
Sarapan, Mandi |
Sarapan n mandi |
Penginapan |
| 08.00 17.00 |
Rihlah, outbond |
Rihlah ke Dago Pakar*, belanja oleh-oleh |
Out Door |
| 17.00 18.00 |
Rileks |
Istirahat n Mandi |
Penginapan |
| 18.00 20.00 |
ISHOMAkan |
Sholat Magrib, Isya, Makan |
Daarut Tauhid |
| 20.00 22.00 |
Kajian Tematik |
Kajian "LURUSKAN NIAT" |
Penginapan |
| 22.00 |
Istirahat |
|
Penginapan |
| SENIN, 10 APRIL 2006 |
| 04.00 05.00 |
Sholat Subuh |
Sholat Subuh berjamaah |
Masjid DT |
| 05.00 06.00 |
Tilawah Quran, Al Matsurat |
Tilawah Quran n Al Matsurat |
Penginapan |
| 06.00 08.00 |
Olahraga Pagi |
Olahraga ringan |
Halaman |
| 08.00 10.00 |
Mandi, Sarapan |
Mandi, Sarapan, siap siap pulang |
Penginapan |
| 10.00 14.00 |
Kembali ke Jakarta |
Kembali ke Jakarta |
|
| |
|
|
|
Posted at 02:43 pm by mqcyber
Permalink
Tuesday, February 28, 2006
Sambut MILAD MQCC .......
SAYEMBARA PENULISAN MILAD
KE-1 MQ CLUB
COMMUNITY
Jakarta, 27 Februari
2006:
Dalam rangka memperingati Milad MQ Club Community yang pertama pada 11
Maret 2006, pengurus MQCC akan menyelenggarakan Sayembara
Penulisan. Sayembara yang
dikhususkan bagi anggota MQCC di Seluruh Indonesia ini
mengambil tajuk "Saat Indah Bersama
Komunitasku".
Menurut
Koordinator Akhwat MQCC, Jihan Ristiani, kegiatan ini dimaksudkan
sebagai stimulus untuk dapat bercerita melalui media tulisan. Selain
itu, salah satu poin penilaian dalam sayembara ini, tulisan harus
memiliki nilai manfaat bagi para pembaca, diharapkan menjadi ajang
saling menasehati melalui kisah yang
ditulis.
"Kami
mengharapkan seluruh anggota MQCC untuk berpartisipasi dalam sayembara
ini. Mari saling berbagi
ibroh selama di komunitas ini melalui tulisan ringan," cetusnya pada
MQCC News.
Pelaksanaan
sayembara ini akan dimulai pada 1 Maret 2006 dengan tahap awal
penerimaan naskah tulisan dari
peserta.***
MILAD MQ
CLUB
COMMUNITY
11 MARET
2006
SAYEMBARA PENULISAN:
"SAAT INDAH BERSAMA
KOMUNITASKU"
Syarat
Peserta:
1.
Anggota MQ Club Community (Seluruh Indonesia)
Syarat
Tulisan:
1.
Tema meliputi kesan selama bergabung dengan komunitas MQ Club
Community. Misalnya; ibroh,
hidayah, ukhuwah, kesan dan
lain-lain.
2.
Isi tulisan mengandung
manfaat
3.
Format tulisan bebas (artikel, cerita, cerpen, puisi,
dll) 4.
Isi tulisan merupakan pengalaman
pribadi
5.
Diketik 2 (dua) halaman A4, MS Word, dengan margin:
atas 3 cm, bawah 2.5 cm, kiri 3 cm, kanan 2.5 cm,. Font: Times
New roman, arial, tahoma
dan verdana. Spasi
1.
Aspek
penilaian:
1.
Nilai manfaat tulisan kepada pembaca
(Ibroh)
2.
Cara penyajian, mudah
dipahami.
Teknis
Penilaian:
1.
Karya
peserta dikumpulkan di panitia melalui email. Kirim ke jajuli@dahana.com cc: ceceti@yahoo.com bcc:
mltr901@yahoo.com dengan Subjek: MILAD MQCC_NAMA
PESERTA
2.
Panitia, melalui dewan juri yang ditunjuk, memilih
5 cerita sebagai
nominator
3.
Peserta
yang karyanya masuk nominasi diharapkan mempresentasikan karyanya
melalui YM atau Milist kepada panitia dan anggota MQ Club
Community
4.
Penentuan pemenang akan disampaikan oleh dewan juri
dan diumumkan pada saat MQCC Gathering di
Bandung.
Waktu
Pelaksanaan:
1
17 Maret 2006
: Pengiriman
Karya
Peserta
20
23 Maret 2006
: Seleksi
Nominator
24 Maret
2006
: Pengumuman
Karya
Nominator
27 Maret
5 April 2006 : Presentasi Karya
Nominator
9
April 2006
: Pengumuman
Pemenang (Penyerahan Cenderamata Secara
Simbolis)
Hadiah:
1.
Cenderamata Bagi
Juara 1 - 5 (sesuai
peringkat)
Dewan
Juri
1.
Pengurus MQCC (2
orang)
2.
Forum Lingkar Pena (2 orang)
*
Humas MQCC
* confirmed
Posted at 02:41 pm by mqcyber
Permalink
|
|
|